Pasutri di Malang Kembangkan Bisnis Frozen Food, Raup Omzet Jutaan Rupiah Per Hari

frozen food

Kabupaten Malang, bahu membahu meningkatkan bisnis santapan beku atau frozen food semenjak tahun 2016.

Motivasi mau memperoleh pemasukan bonus, dibarengi dengan atensi berbisnis yang kokoh, menjadikan Ernawati serta suami mantap melaksanakan usaha sampai saat ini.

Ernawati tidak dapat melupakan dini mula dia bersama suami mengawali bisnis. Kala itu, Amin masih bekerja bagaikan juru masak di salah satu hotel terkemuka di Kota Batu.

Tidak mau hidup cuma mengandalkan pendapatan suami, Ernawati mulai berangan merintis usaha. Bersama suami, dia juga mulai. memasak kemilan lumpia. Kemilan yang tidak asing ditelinga para penyuka kuliner.

Awal mulanya, kudapan berisi potongan sayur, digoreng serta disajikan dengan saus tauco tersebut, dia jual ke sahabatnya dengan metode Pre Order( PO) cocok pesanan.

” Kala itu kami berpikir gimana triknya memiliki pemasukan bonus. Pendapatan suami ngepas. Gak terdapat cadangan buat menabung. Sebab aku suka lumpia, kesimpulannya aku serta suami berupaya membuat lumpia. Awal mulanya kami jual kala terdapat pesanan,” cerah perempuan lulusan S1 Pembelajaran Tata Busana Universitas Negara Malang kala ditemui di rumahnya, Kamis( 5/ 9/ 2019).

Modal dini Rp 170 ribu jadi saksi bisu dini mula usaha lumpia Ernawati bersama suami. Modal tersebut digunakan buat penuhi pesanan 20 pack lumpia.

” Kami berpikir terlebih dulu kemilan apa yang tidak tergerus era. Kesimpulannya kami seleksi lumpia,” ucap perempuan yang akrab disapa Erna itu.

Lumpia buatan Erna warnanya disukai banyak orang.

Setelah itu dia berupaya mempromosikan dagangannya lewat media sosial Facebook.

Keputusannya memasuki media sosial Facebook bagaikan fasilitas promosi berbuah pas. Di sanalah dia menemukan tawaran dari seorang yang menawarkan diri bagaikan reseller serta agen produknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *